Baca Juga

Senin, 28 Januari 2019

Turi-turi Putih

Lirik Tembang:

TURI-TURI PUTIH

Turi turi putih…
Ditandur neng kebon agung,
Turi-turi putih…
Ditandur ning kebon agung

Cemleret tiba nyemplung
Mbok kiro kembange apa,

Mbok kiro – Mbok kiro …
Mbok kiro kembange apa, …

Kembang-kembang tebu …
Kembang tebu cacahe pitu
Kembang-kembang tebu …
Kembang tebu cacahe pitu

Kang mituhu marang guru
Ben lakune ora kliru

Mbok kiro – Mbok kiro …
Mbok kiro kembange apa,

Kembang-kembang jambe …
Kembang jambe di ronce-ronce
Kembang-kembang jambe …
Kembang jambe di ronce-ronce

Rungokno pituture
Ben ra getun tembe mburine

Mbok kiro – Mbok kiro …
Mbok kiro kembange apa,

Kembang-kembang waru …
Kembang waru di wiru-wiru
Kembang-kembang waru …
Kembang waru di wiru-wiru

Opo to tegese guru
Digugu ugo di tiru

Mbok kiro – Mbok kiro …
Mbok kiro kembange apa,…

Dan berikut ini adalah Arti selengkapnya dari lirik lagu Turi-turi Putih :

TURI-TURI PUTIH:

Turi-turi, dari tembung jarwo doso yang artinya tak pituturi: (saya kasih tahu). Putih itu simbol dari kain kafan dimana saat ada orang yang mati akan dibungkus dengan kain kafan (kain mori warnanya putih).

Arti selanjutnya: saat kita mengetahui ada orang yang mati maka kita akan merasa sadar dan itulah pitutur yang diberikan Allah kepada kita. Hadist nabi “Cukup Kematian Itu Menjadi Nasihat”.

DITANDUR NING KEBU AGUNG

“Di tanam di kebon agung.” Kenapa kok kebon agung, yang ada kan seharusnya kebon jeruk, kebon jagung, kebon pisang dan kebon-kebon yang lainnya.

Jika kebon jagung maka biji jagung lah yang ditanam dan jika Kebon Agung artinya orang mati lah yang ditanam karena manusia adalah ciptaan Allah yang diagungkan. Arti jelasnya adalah Kebon Agung itu Kuburan.

NYEMPLUNG:

Cumleret: digambarkan bahwa di dunia ini kita hidup hanya sebentar dan cepat, seperti kilat “Cleret” tidak ada sejarahnya sebuah kilat itu lebih dari 3 detik.

Tibo Nyempung – jatuh masuk : disini diartikan masuk kelubang kuburan.

Selengkapnya: Bahwa di dunia ini kita hidup sebentar seperti kilat dan akan segera mati, maka segeralah bertaubat, karena kita hidup ini hanya sebentar.

GUMLUNDUNG KEMBANGE APA:

Disini kata-katanya berbentuk pertanyaan “kembange opo – bunganya apa”, artinya setelah kita masuk kelubang kubur maka kita akan dihadapkan dengan petugas Allah yakni Malaikat Munkar Nakir tentang amal perbuatan selama hidup di dunia, harumkah seperti bunga, atau sebaliknya.

MBOK IRO – KEMBANGE OPO:

Mbok Iro, adalah simbol manusia, setelah kita dihadapkan dengan malaikat kita selanjutnya akan ditanya: sebih spesifik seperti. Amal apa yang sudah Kamu diperbuat? Dan Bekal apa yang sudah kamu bawa?

Demikianlah “Makna Arti Tembang Jawa Turi Turi Putih

Semoga dengan penjelasan diatas akan lebih menambahkan keimanan dan lebih giat lagi dalam beribadah, selain itu, semoga tulisan ini juga menambah rasa cinta kita terhadap lagu-lagu islami seperti ciptaan kanjeng Sunan ini.

Sabtu, 24 November 2018

Minggu, 08 Juli 2018

INDAHNYA BERDAGANG DENGAN ALLAH ﷻ


Seorang lelaki tua dengan baju lusuhnya masuk ke sebuah toko megah. Dari bajunya, kelihatan kalau lelaki tua tersebut dari golongan fakir. Para pengunjung di toko tersebut (yg rata-rata borjuis) melihat aneh kepada lelaki tua itu. Tetapi tidak dengan pemilik toko.
Pemilik toko: ''Mau cari apa pak?'', tanyanya ramah.
Lelaki Tua: ''Anu.. Saya mau beli selimut 6 helai untuk saya dan anak istri saya. Tapi.. '', jawabnya ragu.
Pemilik toko: ''Tapi kenapa pak?''
Lelaki tua: ''Saya hanya punya uang 100 riyal. Apa cukup untuk membeli 6 helai selimut? Tak perlu bagus, yang penting bisa untuk melindungi tubuh dari hawa dingin'', ucapnya polos.
Pemilik toko: ''Oh cukup pak! Saya punya selimut bagus dari Turki. Harganya cuma 20 riyal saja. Kalau bapak membeli 5, saya kasih bonus 1 helai'', jawabnya sigap.
Lega, wajah lelaki tua itu bersinar cerah. Ia menyodorkan uang 100 riyal, lalu membawa selimut yang dibelinya pulang.
Seorang teman pemilik toko yang sedari tadi melihat dan mendengar percakapan tersebut kemudian bertanya pada pemilik toko:
''Tidak salah? Kau bilang selimut itu yang paling bagus dan mahal yang ada di tokomu ini. Kemarin kau jual kepadaku 450 riyal. Sekarang kau jual kepada lelaki tua itu 20 riyal?", protesnya heran.
Pemilik toko: ''Benar. Memang harga selimut itu 450 riyal, dan aku menjualnya padamu tidak kurang dan tidak lebih. Tetapi kemarin aku berdagang dengan manusia. Sekarang aku berdagang dengan Allah ﷻ ".
"Demi Allah ﷻ ! Sesungguhnya aku tidak menginginkan uangnya sedikitpun. Tapi aku ingin menjaga harga diri lelaki tua tersebut agar dia seolah tidak sedang menerima sedekah dariku hingga bisa membuatnya malu".
"Demi Allah ﷻ ! Aku hanya ingin lelaki tua itu dan keluarganya terhindar dari cuaca musim dingin yang sebentar lagi datang. Dan aku pun berharap Allah menghindarkanku dan keluargaku dari panasnya api neraka..'',
Sungguh, diperlukan seni dan trik dalam beramal dan bersedekah agar membuat orang lain tidak merasa malu atau rendah.
Allah SWT ﷻ Berfirman:
إِنَّ اللَّهَ اشْتَرٰى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوٰلَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ... الأية .
"Sesungguhnya Allah ﷻ membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka..."
(QS. At-Taubah:111)
SEMOGA ALLAH ﷻ MENJADIKAN KITA HAMBA YANG AHLI SEDEKAH...
#AAMIIN

#materi diambil/copas dari facebook